Emang Harus Banget Mudik ?

Tadinya mau nulis tentang tips-tips mudik yang baik dan benar juga efisien, tapi sepertinya sudah terlalu banyak orang yang membahas dan mungkin sudah terlalu mainstream, sesekali boleh kan nulis yang agak ‘out of the box‘ biar yang bacanya juga greget dan mendapat pencerahan amat berarti

Baiklah, tanpa kita sadari bulan suci Ramadhan sebentar lagi akan lengser atau tutup tanggal, bagi sebagian orang menjelang akhir Ramadhan itu sangat sedih; sedih tidak bisa meraup pahala berlipat ganda dari setiap amal baik atau sedih karena tak bisa berjamaah Teraweh lagi, sebagian orang lagi sebaliknya merasakan kebahagiaan saat menjelang akhir Ramadhan; bahagia karena pesanan kue melonjak, bahagia karena dagangan pakaiannya laris manis, atau bahagia karena bisa melangsungkan acara mudik ke kampung halaman berjumpa sanak saudara.

Tradisi Mudik
Entah sejak era kepresidenan siapa mudik menjadi suatu tradisi yang lumrah dijadikan acara besar tahunan, orang-orang berbondong-bondong mengacarakan mudik sebagai agenda wajib tahunan yang harus dilaksanakan.

Biasanya mudik dilakukan oleh para perantau yang ada di perantauan untuk menyambangi kampung dimana mereka berasal, tujuannya tidak lain untuk berjumpa keluarga. Fakta uniknya, istilah mudik hanya ada di Indonesia.

Mudik dari sudut pandang sosial
Sudah menjadi maklum bahwa bangsa kita kaya akan keragaman tradisi dan budayanya, kita mengenal tradisi Upacara Yadnya Kasada, Tapa Bisu Mubeng Beteng, Upacara Rambu Solo Toraja, Tradisi Muludan, Tradisi Rojaban dan masih banyak lagi tradisi-tradisi lainnya, kesemua tradisi tersebut masing-masing mempunyai makna sosial yang bisa diamalkan pada kehidupan kita sehari-hari.

Dari sudut pandang sosial, Saya memberikan asumsi bahwa dalam tradisi mudik telah tercipta beberapa karakter sosial seperti gotong royong dan ramah, coba tengok beberapa pelabuhan atau stasiun, disana akan tampak jelas orang-orang saling ngobrol asyik satu sama lain saat menunggu moda transportasinya datang, tidak sedikit orang dewasa membantu membawakan barang-barang bawaan orang tua yang kelelahan, dan lain-lain.

Mudik dari sudut pandang Agama
Secara general, semua Agama akan menyuruh kebaikan pada pengikutnya tanpa terkecuali, jika ada Agama yang menyuruh pada ketidak baikan, maka bisa dipastikan Agama tersebut sedang keliru, lantas kebaikan seperti apa yang menjadi acuan semua Agama? Kebaikan yang telah diatur dan dimusyawarhkan yang kemudian tertuang dalam peraturan pemerintah.

Terlepas dari itu sebagai seorang Muslim, ajaran pada Agama Islam sangat menganjurkan untuk bersilaturahmi, bahkan tertera dalam sumber atau dasar hukum Islam yaitu Hadits, kutipan Hadits tersebut sebagai berikut:

“Barangsiapa yang ingin rizqinya diperluas dan umurnya ditambah, maka hendaklah ia menyambung silaturahmi.” (Lihat Kitab Adabul Mufrad Hadits no. 56)

Barang kali ada teman-teman yang kebetulan bukan dari Islam tapi punya pendapat atau pandangan tentang Mudik, bisa share pada kolom komentar di bawah.

Anekdot saat Mudik
Bagian ini hanya hiburan saja, mungkin di anatara banyaknya pemudik nanti akan ada sebagian mereka yang seperti pada beberapa meme berikut ini:

meme mudik 3

meme-mudik-2016-19

hipwee-186d6-Mudik15_memegwcom

Sekali lagi ini hanya anekdot, mungkin saja terjadi atau mungkin saja lebih dari meme tersebut kelucuan yang akan tercipta nanti.

Penutup
Manusia telah Tuhan ciptakan dari beberapa wilayah untuk saling berjumpa dan mengenal satu sama lain, saat manusia sudah saling mengenal satu sama lain maka akan tercipta harmonisasi atau kerukunan, saat manusia sudah tidak lagi ingin saling menyapa dan mengenal maka akan timbul prasangka-prasangka yang mengundang Setan untuk ‘melemparkan’ benih-benih kebencian.

Alangkah bahagianya kita bisa hidup di negara yang punya tradisi mudik, tradisi baik yang tercipta untuk memfasilitasi manusia supaya saling berinteraksi, dari interaksi tersebut munculah saling mengenal satu sama lain, sehingga terjalinlah rasa kekeluargaan berbangsa meskipun berbeda latar suku, budaya, bahkan Agama.

Jadi jawaban dari pertanyaan judul tulisan ini sudah bisa dijawab ya. Hehe

Advertisements

4 thoughts on “Emang Harus Banget Mudik ?

  1. gambarnya lucu bang…
    Setidaknya, kebanyakan perusahaan mengizinkan karyawannya mudik saat lebaran..
    itu perlu disyukuri.. terkadang ada juga yang nggak bisa mudik lantaran pekerjaan bang.

    Like

    1. Gambarnya sengaja dipilih untuk meramaikan postingan.
      Setiap pekerja yang jauh dari kampung halaman pada dasarnya mereka sangat ingin sekali mudik, tapi kadang harus ada pilihan sulit untuk tidak mudik. 🙂

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s