Budidaya ‘Jamur Sekolah’

Ini tulisan saya tentang ‘Jamur Sekolah’ yang sekarang sedang menyebar di negeri kita, kenyataannya sekolah sudah menjadi lahan bisnis bagi banyak orang, dengan modal tanah luas dan sedikit silat lidah kepada ‘orang-orang pemerintah’, siapa pun bisa mendirikan sekolah.

Orang-orang bisa masuk sekolah manapun; dari jurusan arsitek sampai jurusan jahit kain spandex, semua sekolah akan memasang janji yang mentereng; lulusannya akan ditempatkan kerja di perusahaan-perusahaan dengan gaji yang tinggi dan karir yang akan semakin membaik, sekolah menyuguhkan impian sebagaimana sinetron-sinetron di teve.

Coba sesekali baca brosur tawaran dari sekolahan-sekolahan yang walaupun hanya selembar A4 tapi isinya telah membuat kita membayangkan jauh ke masa depan yang cerah, belum lagi di brosur tersebut foto gedung-gedungnya ‘photoshopable’, ditambah staf pengajar yang lengkap dengan gelar panjangnya, walaupun kita tidak tahu kredibilitasnya, tapi setidaknya mereka telah sekolah di mana-mana.

Karena saking banyaknya, tiap sekolah akan bersaing sekuat tenaga untuk mendapat banyak siswa-siswa baru, biar nambah kelihatan total, bumbu-bumbu beasiswa pun diobral semanis mungkin; beasiswa prestasi, beasiswa tidak mampu, beasiswa undian, dan lain sebagainya.

Dan biasanya juga, diakhir brosur suka memamerkan beberapa foto pejabat yang pernah sekali singgah dan berjabat tangan dengan beberapa elite sekolah, dibumbui dengan deretan foto pemberian piala seolah sekolah tersebut menjadi terbiasa dengan raihan prestasi, padahal mah.

Akan tetapi sebenarnya, sekolah bukanlah ajang balap mobil atau motor, bukan juga tempat sabung ayam; berkelahi sesama siswa atau antar sekolah, sekolah adalah tempat dimana maksud baik serta hati yang pemurah itu bekerja, sekolah seharusnya bukan ladang bisnis bagi mafia-mafia kapur tulis tetapi sekolah menjadi ruang dimana Allah menurunkan berkah dan ridhonya, yuk tingkatkan effort kita di dunia pendidikan supaya kedepannya tidak ada lagi yang tawuran di jalan dan tidak ada lagi yang korupsi di bawah meja kafe.

Advertisements

One thought on “Budidaya ‘Jamur Sekolah’

  1. Ya benar skali! Saya prihatin ada skolah nanti berbenah unk sekedar predikat ‘A’ swktu ada akreditasi membuat ada yg memang nda pernah ada. Padahal stelah akreditasi semuanya kembali seperti semula. tidak ada perubahan!

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s