Alhamdulillah Saya Penulis Buku Terkenal Dunia

Pasti di antara kalian pernah mendengar istilah Afirmasi, apa sebenarnya Afirmasi tersebut? singkatnya afirmasi adalah doa dimana kita memposisikan diri sebagai seorang yang sudah benar-benar meraih tujuan tersebut walaupun pada kenyataannya masih belum tercapai, afirmasi diarahkan untuk membentuk pola pikir yang positif, penuh semangat, dan optimis yang tinggi.

Beberapa hal yang diperlukan dalam afirmasi di antaranya fokus pada tujuan yang ingin kita capai, lebih spesifik dalam meng-afirmasi-kan tujuan kita, dan yang paling harus diperhatikan adalah konsistensi dalam melakukan kegiatan afirmasi tersebut, bentuk dari contoh afirmasi adalah sebagai berikut:

“Puji Tuhan, di Tahun 2016 tepatnya tanggal 12 bulan Desember saya mempunyai rumah baru tipe 45 lengkap dengan peralatan rumahnya”

“Alhamdulillah, awal tahun 2017 tepatnya bulan Januari tanggal 12 buku pertama saya diterbitkan dan langsung mendapat respon baik dari banyak pembaca”

Kurang lebih seperti itu bentuk afirmasi yang dibuat, penempatan waktu dalam afirmasi juga merupakan hal yang penting karena akan memperjelas tujuan kita, afirmasi bisa kalian lakukan kali sehari selama rentan waktu yang dituju, biasanya afirmasi dilakukan pada saat bangun tidur dan saat mau tidur tentunya setelah berdoa.

Eniwey afirmasi juga harus ditunjang dengan hal-hal nyata untuk mewujudkannya, karena afirmasi tanpa tindakan tidak akan ada hasilnya.

Saya sendiri beberapa kali sudah membuktikan keajaiban afirmasi dalam hidup saya, seperti pas waktu SMA saya ingin kuliah di PTN terbaik, Alhamdulillah saya bisa lulus walaupun jujur saja saya bukan siswa dengan prestasi hebat, beberapa lomba yang saya juarai juga awalnya dari afirmasi-afirmasi saya, kalau saya saja bisa kalian pasti akan lebih bisa.

Kalau begitu afirmasi sama seperti doa, memang dasarnya sama, namun perbedaannya secara makna doa itu kan permintaan hamba pada Tuhannya biasanya dimulai dengan “Ya Tuhan, saya ingin mempunyai rumah…” tetapi afirmasi bentukanya seolah doa tersebut sudah dikabulkan oleh karenanya bentuk kalimat yang digunakan berbeda, afirmasi biasanya dimulai dengan “Puji Tuhan, saya sudah mempunyai rumah..” padahal rumahnya belum dimiliki.

Demikianlah pembahasan singkat saya tentang afirmasi, kalau mau lebih lengkapnya bisa dibaca di bukunya khusus afirmasi, barangkali ada hal yang ingin didiskusikan, kolom komentar selalu terbuka lebar untuk kalian. 🙂

Advertisements

12 thoughts on “Alhamdulillah Saya Penulis Buku Terkenal Dunia

  1. Afirmasi ini jadi sumber motivasi yang bagus ya. Minimal memperbaiki mood dan usahanya dilakukan lebih keras, tanpa terasa bisa memberi hasil sebagaimana yang diharapkan. Kalau kita selalu negatif thinking, mood bakal jelek terus jadinya tidak usaha dan impian pun tidak tercapai. Benar kata orang, “kita adalah apa yang kita pikirkan”. Cuma ini susah buat dilakuin, biasanya tergoda berpikir negatif :haha.

    Like

  2. Senang dengan tulisan ini. Bagai diingatkan kembali. Aku percaya dengan afirmasi ini, tapi kami menyebutnya sugesti. Terakhir kali ingat sering berdoa seolah sudah jadi kenyataan ketika SMP, kepercayaan diri memang tinggi banget waktu itu. Terimakasih

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s